Ibu Rumah Tangga Disekap Dukun Palsu


IBU INI DIIKAT TANGAN DAN KAKINYA SAAT DI SEKAP SANG DUKUN

IBU INI DIIKAT TANGAN DAN KAKINYA SAAT DI SEKAP SANG DUKUN

SAAT DI SEKAP KORBAN DI TELANJANGI HANYA MENGENAKAN BH DAN CELANA DALAM SAJA

SAAT DI SEKAP KORBAN DI TELANJANGI HANYA MENGENAKAN BH DAN CELANA DALAM SAJA

SAAT DI SEKAP IBU INI JUGA DI MINTA MELAYANI NAFSU BEJAD SANG DUKUN DENGAN ORAL SEKS KEMALUAN SANG DUKUN

SAAT DI SEKAP IBU INI JUGA DI MINTA MELAYANI NAFSU BEJAD SANG DUKUN DENGAN ORAL SEKS KEMALUAN SANG DUKUN

LEMBANG,(GM)-
Petugas Reskrim Polsek Lembang berhasil menangkap DN (35) dan Ny. RK (50), tersangka kasus penyanderaan terhadap korban Veronika Andri Kuntari (32), warga Cibodas, Kota Bandung. Selama empat bulan menyandera Veronika, kedua tersangka memeras keluarga korban hingga mencapai Rp 100 juta.

Kapolresta Cimahi, AKBP Purwolelono didampingi Kapolsek Lembang, AKP Sutarman dan Kanit Reksrim, Iptu Deni Kusnandar, Sabtu (20/6) kepada wartawan membenarkan penangkapan terhadap DN, warga Kp. Cibentang, Desa Mandalamekar, Kec. Cimenyan, Kab. Bandung dan Ny. RK, warga Lembang, Kab. Bandung Barat. Kapolres mengatakan, kedua tersangka ditangkap setelah suami korban, Antonius Ferry melaporkan kehilangan istrinya.

“Pada bulan Maret, suami korban melaporkan istrinya dibawa seorang perempuan dan laki-laki, keberadaanya ada di wilayah Lembang,” katanya.

Berdasarkan laporan tersebut, petugas melakukan pengembangan. Tersangka Ny. RK terlebih dulu ditangkap di RM Ampera, Jln. Supratman Bandung, Selasa (16/6). Sedangkan tersangka DN yang merupakan otak penyanderaan, ditangkap di Jln. Sayang, Kec. Jatinangor, Kab. Sumedang, sekitar pukul 01.00 WIB, Jumat (19/6).

Kapolres mengatakan, kedua tersangka dikenai pasal 333 KUHP dan 368 KUHP yang berhubungan dengan tindakan penyekapan dan pemerasan. Bahkan untuk tersangka DN ditambahkan pasal 294 ayat 2 ke-2, karena terungkap melakukan pencabulan terhadap korban.

Mengaku orang “pintar”

Kapolres mengungkapkan, drama penyanderaan tersebut berawal dari kedatangan tersangka Ny. RK ke kantor korban. Saat itu, selain membicarakan masalah usaha, mereka membicarakan masalah yang dihadapi Veronika. Tersangka mengaku bisa mempertemukan korban dengan seseorang yang mempunyai kemampuan mengembalikan uang milik korban yang telah tertipu.

Korban yang tidak menyadari telah masuk dalam perangkap Ny. RK, bersedia dibawa menemui tersangka DN. Saat bertemu korban, DN bersikap seperti orang “pintar” dengan melakuan upacara ritual. Pada saat melakukan ritual tersebut, Ny. RK memukul bagian kepala korban sebanyak dua kali hingga pingsan.

Dalam keadaan tidak berdaya, kedua tangan dan kaki korban diikat. Mulut korban disumpal kain, kemudian korban dibawa ke rumah kontrakan di Jln. Mutiara, Desa Lembang, Kec. Lembang, Kab. Bandung Barat.

“Selama empat bulan itu, selain melakukan penyekapan, kedua pelaku juga meminta sejumlah uang kepada keluarga korban hingga mencapai Rp 100 juta,” kata Kanit Reskrim, Iptu Deni Kusnandar. (B.68)**

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s